Showing posts with label PT Rifan Finaincindo. Show all posts
Showing posts with label PT Rifan Finaincindo. Show all posts

Thursday, November 7, 2019

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 7 November 2019, Stagnan | PT Rifan Financindo

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 7 November 2019, Stagnan
PT Rifan Finaincidno  -   Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) hari ini, Kamis(7/11/2019), tidak mengalami perubahan dari posisi pada Rabu (6/11/2019).
Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam hari ini berada di level Rp750.000 per gram. Posisi ini stagnan setelah sebelumnya merosot hingga Rp8.000 per gram ke posisi Rp750.000 per gram pada Rabu (6/11).
Emas Antam tercatat terus melemah sejak awal pekan ini. Pada Senin (4/11), emas Antam turun tipis sebesar Rp1.000 per gram ke posisi Rp763.000 per gram. Pelemahan terus berlanjut hingga Selasa (5/11), yakni turun hingga Rp5.000 per gram ke level Rp758.000 per gram.
Adapun untuk emas batangan Antam ukuran 0,5 gram hari ini ditetapkan seharga Rp399.500. Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta.
Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini juga tidak bergerak dari posisi kemarin, Rabu (6/11). Harga buyback ditetapkan senilai Rp669.500 per gram.
Harga buyback ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta. Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% (untuk pemegang NPWP dan 3 % untuk non NPWP). PPh 22 atas transaksi buy back dipotong langsung dari total nilai buy back.
Berikut harga emas batangan Antam hari ini, 7 November 2019:
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 7 November 2019
UkuranHarga
0,5 gramRp 399.500
1 gramRp 750.000
2 gramRp 1.449.000
3 gramRp 2.152.000
5 gramRp 3.570.000
10 gramRp 7.075.000
25 gramRp 17.580.000
50 gramRp 35.085.000
100 gramRp 70.100.000
250 gramRp 175.000.000
500 gramRp 349.800.000
1000 gramRp 701.600.000
Sumber: Logammulia.com

Tuesday, November 5, 2019

Dolar AS Rebound, Rupiah Tergelincir di Pasar Spot | PT Rifan Financindo

Dolar AS Rebound, Rupiah Tergelincir di Pasar Spot
PT Rifan Finaincindo  - Nilai tukar rupiah tergelincir dari penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan melemah pada perdagangan pagi ini, Selasa (5/11/2019).
Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka terdepresiasi 11 poin atau 0,08 persen di level Rp14.025 per dolar AS.
Pelemahannya kemudian terpantau bertambah menjadi 13 poin atau 0,09 persen ke level Rp14.027 pada pukul 08.09 WIB dari level penutupan sebelumnya.
Pada perdagangan Senin (4/11/2019), rupiah mampu berakhir menguat 25 poin atau 0,18 persen di level Rp14.014 per dolar AS, apresiasi hari kedua berturut-turut, saat indeks dolar AS masih tampak rawan terkoreksi.
Namun indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, justru mampu rebound dari pelemahannya dan ditutup menanjak 0,27 persen atau 0,266 poin di level 97,505 pada Senin, kenaikan pertama dalam enam hari perdagangan beruntun.
Pergerakan indeks kemudian lanjut naik 0,05 persen atau 0,045 poin ke level 97,550 pagi ini, Selasa (5/11) pukul 08.00 WIB, setelah dibuka di posisi 97,544.
Dilansir dari Reuters, penguatan dolar AS didukung oleh meningkatnya optimisme bahwa pemerintah AS dan China berada di ambang mencapai kesepakatan awal untuk meredakan perang perdagangan antara kedua negara.
Dalam beberapa hari terakhir, baik pihak AS maupun China telah memberikan tanda-tanda kemajuan yang menggembirakan terkait pembicaraan perdagangan kedua belah pihak.
Pada Senin (4/11), Financial Times melaporkan bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan untuk mencabut sebagian tarif untuk barang-barang asal China.
Bloomberg juga melaporkan bahwa China sedang meninjau lokasi di Amerika Serikat untuk dapat menandatangani kesepakatan perdagangan "Fase 1" dengan Presiden AS Donald Trump.
Sumber: News.detik
PT Rifan Finaincindo

Monday, November 4, 2019

Peso Filipina Salah Satu yang Terkuat di Asia, Ini Rahasianya | PT Rifan Financindo

Peso Filipina Salah Satu yang Terkuat di Asia, Ini Rahasianya
PT Rifan Rinancindo - Mata uang Peso Filipina menjadi salah satu yang mencatat kinerja terbaik di Asia tahun ini, menyusul tingginya imbal hasil riil obligasi pemerintah.
Meskipun bank sentral telah memotong suku bunga tiga kali tahun ini untuk memacu pertumbuhan, yang biasanya melemahkan permintaan mata uang, inflasi yang melambat telah memastikan bahwa imbal hasil riil pada obligasi pemerintah masih berada di antara yang tertinggi di Asia, sehingga menarik minat investor luar negeri.
Tingkat inflasi tahunan Filipina turun menjadi 0,9 persen pada September dari 6,7 persen setahun sebelumnya karena harga beras merosot setelah pemerintah membuka keran impor. Sementara itu, harga alkohol, perumahan, air, dan listrik semuanya turun.
Tingkat inflasi yang melambat telah mendorong imbal hasil riil pada obligasi pemerintah bertenor 10 tahun 3,77 persen pada akhir pekan lalu, dari 0,33 persen pada November 2018, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Inflasi melambat lebih jauh lagi di bulan Oktober, dengan laporan inflasi dijadwalkan rilis pada Sleasa (5/11/2019), yang diperkirakan menunjukkan penurunan laju menjadi 0,8 persen, terendah sejak April 2016, menurut estimasi median para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.
Angka inflasti tersebut jaug lebih rendah dibandingkan dengan data terbaru dari negara-negara lainnya di Asia, seperti 3,13 persen untuk Indonesia, 3,99 persen untuk India dan 1,1 persen di Malaysia.
Dorongan dari imbal hasil riil yang tinggi telah membuat peso menguat 3,6 persen sejak awal tahun ini dan mencapai level 50,715 per dolar AS minggu lalu, yang terkuat sejak Januari 2018.
Divya Devesh, kepala analis valas Asean dan Asia Selatan di Standard Chartered Plc mengatakan mata uang Filipina memiliki dua faktor utama lain yang mendukungnya.
“Defisit perdagangan telah menyempit karena keterlambatan dalam mengimplementasikan anggaran pada semester pertama tahun ini, sementara negara itu sebagian besar terisolasi dari sengketa perdagangan AS-China karena rendahnya ketergantungan pada ekspor,” katanya, seperti dikutip Bloomberg.
Peso juga dapat memperpanjang pengautannya karena uang yang dikirim ke dalam negeri oleh tenaga kerja Filipina di luar negeri cenderung meningkat dalam empat bulan terakhir tahun ini.
Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Rinancindo

Friday, November 1, 2019

Bukan Korosi, Ini Maksud Satuan "Karat" pada Perhiasan Emas | PT Rifan Financindo

Bukan Korosi, Ini Maksud Satuan "Karat" pada Perhiasan Emas
PT Rifan  -  Rasanya jika membicarakan emas tak pernah lepas dari kata gram, persen atau karat. Bagi orang awam mungkin saja karat dalam emas ini diartikan sebagai sifat korosif padahal bukan itu maksudnya.
Nah biar gak bingung, berikut ini 5 panduan sederhana memahami karat pada emas. 

1. Apa arti 'karat' pada emas?

Bukan Korosi, Ini Maksud Satuan Karat pada Perhiasan Emasmybulliontrade.com
Sebelum mengetahui arti dari 9, 15, 18 atau 24 karat, hal pertama yang harus kita ketahui adalah karat itu sendiri. 
Karat adalah sistem pengukuran tingkat kemurnian emas yang diukur berdasarkan jumlah persentase emas murni yang terkandung dalam suatu logam.

2. Emas harus dicampur dengan logam lain untuk bisa dijadikan perhiasan

Bukan Korosi, Ini Maksud Satuan Karat pada Perhiasan Emaskeywordbasket.com
Dengan sifat logam emas murni yang lunak menyebabkan emas murni cukup sulit untuk dijadikan perhiasan, maka dari itu emas harus dicampur dengan perak, tembaga atau logam lainnya sehingga menghasilkan perhiasan emas yang memiliki durabilitas tinggi untuk aktivitas sehari-hari. Dan standar yang digunakan untuk mengetahui perbandinganya adalah karat. 

3. Kadar karat perhiasan emas tertinggi yang digunakan bukan 24 karat

Bukan Korosi, Ini Maksud Satuan Karat pada Perhiasan Emasdubainewsgate.com
Dikatakan bahwa semakin tinggi karat suatu perhiasan emas, maka tingkat kemurniannya semakin tinggi pula. Namun, ternyata standar karat paling tinggi yang digunakan untuk perhiasan adalah 18 karat bukan 24 karat. 
Hal itu dikarenakan oleh sifat logam emas yang lunak sehingga agak sulit untuk dijadikan perhiasan yang memiliki durabilitas tinggi untuk aktivitas sehari-hari.
Meski standar paling tinggi untuk perhiasan adalah 18 karat, bukan berarti tidak ada emas 24 karat, emas dengan tingkat kemurnian paling tinggi itu biasanya ditemui sebagai emas berbentuk balok atau batangan yang digunakan untuk berinvestasi. 
4. Lalu apa maksud dari 15, 18 atau 24 karat?
Bukan Korosi, Ini Maksud Satuan Karat pada Perhiasan Emasalibaba.com
Karena kadar emas paling tinggi adalah 24 karat, maka untuk mengetahui kemurnian emas, yang dijadikan patokan adalah 24 karat.
Contohnya emas 15 karat, untuk mengetahui tingkat kemurnian emas 15 karat tersebut adalah (15 / 24) X 100 persen setara dengan 62.5 persen. Hal itu berarti emas dengan 15 karat terdiri dari 62.5 persen emas murni dan 37.5 persen adalah logam-logam seperti perak, tembaga atau logam lainnya. 
Atau emas kadar 15 karat, misalnya dengan berat 15 gram maka kandungan emas murninya adalah 9.375 gram yang didapatkan dari perhitungan 15/24 x 15 gram. 

5. Tak selamanya karat menjadi patokan mahalnya emas

Bukan Korosi, Ini Maksud Satuan Karat pada Perhiasan Emaskromtech.com
Standar karat yang digunakan di Indonesia atau di luar negeri misalnya Amerika bisa saja berbeda.
Hal ini bisa terjadi karena pada praktiknya toko emas memiliki ketentuan sendiri yang tidak mengacu pada SNI. Oleh karena itu jangan terpaku pada karat saja, tetapi langsung perhatikan pada kadar kandungan emasnya. 
Karena yang menjadi patokan harga adalah kandungan kadar emas dalam perhiasan. Semakin tinggi kadar emas dalam perhiasan, maka akan semakin tinggi pula harganya.
Sumber: idntimes
PT Rifan 

Tuesday, October 15, 2019

Rupiah Melemah Tipis Saat Negosiasi Dagang AS-China Positif | PT Rifan Financindo

Rupiah Melemah Tipis Saat Negosiasi Dagang AS-China Positif

PT Rifan Financindo  -   Rupiah ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin (14/10/2019) di tengah meredanya ketegangan hubungan dagang AS dan China setelah kedua negara mencapai kesepakatan parsial.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp14.139 per dolar AS, melemah tipis 0,01% atau 2 poin. Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang mayor bergerak menguat 0,1% menjadi 98,396.
Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa dengan damainya perang dagang AS dan China dapat membuat The Fed menahan pemangkasan suku bunga acuannya pada pertemuan akhir bulan ini sehingga terus membuat dolar AS bergerak lebih tinggi.
“The Fed yang tadinya diperkirakan menurunkan suku bunga acuan 25 bps akan kembali berubah pikiran dan tetap menahan suku bunga,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resminya, Senin (14/10/2019).
Selain itu, Bank Indonesia (BI) memprediksi defisit transaksi berjalanpada kuartal III/2019 berada di kisaran 2,5% hingga 3% terhadap produk domestik bruto. Ibrahim menilai angka tersebut masih tetap berada dalam batas aman dan sesuai dengan prediksi dari Bank Indonesia.
Ibrahim mengatakan bahwa dengan terjaganya transaksi berjalan di kisaran tersebut, tidak terlepas dari rapot positif neraca perdagangan pada Agustus 2019 yang mencetak surplus sebesar US$85,1 juta, sehingga menjadi penopang penguatan rupiah sehingga tidak tergerus ketika dolar AS menguat signifikan.
Kendati demikian, Ibrahim memprediksi rupiah masih akan bergerak melemah di kisaran Rp14.120 per dolar AS hingga Rp14.157 per dolar pada perdagangan Selasa (15/10/2019).

Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Monday, September 16, 2019

Rupiah Masih Betah di Zona Hijau | PT Rifan Financindo

Rupiah Masih Betah di Zona Hijau

PT Rifan Financindo  -  Rupiah lanjutkan penguatan masih bergerak di bawah level psikologis Rp14.000 per dolar AS di tengah pulihnya sentimen risiko karena AS dan China menunjukkan upaya untuk menyelesaikan sengketa perdagangannya.
Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat (13/9/2019), rupiah menguat 0,193% atau 28 poin menjadi Rp13.967 per dolar AS. Pada pembukaan perdagangan, rupiah berhasil menyentuh level Rp13.930 per dolar AS, terendah sejak Juli 2019.
Adapun, sepanjang pekan rupiah berhasil menguat 0,95% menjadi yang terkuat ketiga di antara mata uang asia lainnya, di bawah won dan dolar Taiwan.
Sementara itu, sepanjang tahun berjalan rupiah berhasil menguat 3,02% sehingga menjadi kinerja mata uang terbaik kedua di antara mata uang asia lainnya, kalah dengan baht yang menguat 6,2%.
Analis PT Monex Investindo Futures Andian mengatakan bahwa penguatan rupiah didukung oleh minat pelaku pasar global yang meningkat terhadap aset-aset berisiko, termasuk rupiah.
Meredanya ketegangan tensi dagang AS dan China membukakan pintu bagi investor untuk kembali mengumpulkan aset investasi berisiko. AS dan China melonggarkan masing-masing kebijakan tarif impornya untuk menjamin terjadinya negosiasi dagang yang akan berlangsung pada awal Oktober.
Pemerintah AS sepakat untuk menunda pengenaan tarif sebesar 5% pada impor China selama dua minggu, sedangkan China mengizinkan perusahaannya untuk melanjutkan pembelian produk pertanian AS.
Lalu, pada Kamis (12/9), China telah melakukan pembelian kedelai AS untuk pertama kalinya setelah kedua negara tersebut kembali saling perang tarif pada bulan lalu.
Dewan Ekspor Kedelai AS memperkirakan perusahaan asal china setidaknya membeli sekitar 15 kargo dengan total lebih dari 600.000 ton kedelai AS, merupakan pembelian dengan jumlah yang paling signifikan setidaknya sejak Juni 2019.
Berpotensi Sentuh Rp13.500
Harga minyak dunia yang kembali terkoreksi juga menjadi katalis positif bagi rupiah karena lemahnya harga minyak berpotensi untuk membantu neraca perdagangan akibat Indonesia merupakan negara net importir minyak.
“Selain itu, proyeksi surplusnya neraca perdagangan dalam negeri yang akan dirilis pekan depan juga telah membantu rupiah untuk bergerak menguat, mengingat pada bulan lalu Indonesia juga berhasil surplus dan lebih baik dibandingkan AS,” ujar Andian kepada Bisnis, Jumat (11/9/2019).
Kemudian, European Central Bank atau ECB yang menggelontorkan stimulus dan memangkas suku bunga acuannya sebesar 10 basis poin menjadi -0,5% menambahkan kekuatan nilai tukar lain melawan dolar AS.
Andian mengatakan, sesungguhnya pemangkasan suku bunga acuan oleh ECB melemahkan euro dan memberikan kekuatan pada dolar AS, tetapi agenda dibalik pemangkasan tersebut merupakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi zona Eropa sehingga mendorong euro untuk menguat dan melemahkan dolar AS.
Tercatat, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang mayor bergerak melemah 0,28% menjadi 98,034.
Andian memprediksi pada pekan depan rupiah masih akan cenderung menguat di level Rp13.900 per dolar AS hingga Rp14.250 per dolar AS.
Ahli Strategi Valuta ASing Credit Agricole CIB Hongkong David Forrester mengatakan bahwa optimisme perang dagang terus membuat rupiah untuk bergerak menguat.
“Rupiah dapat jatuh ke arah dukungan teknis Rp13.900 per dolar AS dan penembusan level tersebut akan membuka penurunan signifikan pada Rp13.500 per dolar AS meskipun pasar cenderung akan berhati-hati menjelang pertemuan Fed minggu depan,” ujar David seperti dikutip Bloomberg, Jumat (13/9/2019).


Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Thursday, September 5, 2019

Amien Rais: Pemindahan Ibukota RI Berdasarkan Kajian Beijing, Bukan Bappenas | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  - Politikus Senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais secara terbuka menolak wacana pemindahan Ibu kota yang digulirkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Amien sampai berani menyebut bahwa sesungguhnya ada peran China dalam wacana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur tersebut.
“Pemindahan Ibu kota dari Jakarta ini bukan berdasarkan studi Bappenas, namun studi Beijing. Ini jelas sekali. Di dunia ini ada struggle for global supremacy, struggle for global hegemony antara Amerika dan Tiongkok. Bahkan dari segi military power Ini dia sudah Neck to Neck [Setara] dengan Amerika,” Ungkap Amien saat hadir dalam Seminar Menyoal Pemindahan Ibu kota di di Ruang Abdul Muis Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (3/9).
Menurut Amien, saat ini Tiongkok sudah mempunyai kekuatan yang luar biasa di dunia. Bahkan Amien memprediksi jika perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur justru akan mempercepat pengambilalihan keadulatan negara Indonesia ke Republik Rakyat Cina (RRC).
“Justru pemindahan ibukota ini mempercepat pengambilalihan keadulatan negara Indonesia ke Republik Rakyat Cina. Bapak-ibu saya sampaikan, bahwa Xi Jinping  [Presiden RRC] ini lebih hebat dari Mao Zedong. Dia mengatakan bahwa kalau negara barat sudah bisa menduduki negara lain, mengapa kita tidak?” ungkap Amien.
Untuk itu, Amien secara tegas meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk membatalkan recana pemindahan ibu kota tersebut. Menurutnya, dari banyak kajian dan diskusi dibeberpa tempat, justru rencana pemindahan ibu kota tersebut menimbulkan banyak dampak negatif ketimbang dampak positifnya. Untuk itu, dirinya dengan tegas menolak perpindahan ibu kota ke Kalimantan timur.
“Saya tidak perlu basa-basi lagi, kepada pak Jokowi kita pesan pokoknya dibatalkan saja [pemindahan ibu kota]. Hal itu lebih banyak mudaratnya,” pungkasnya.
Sumber: eramuslim
PT Rifan Financindo

Tuesday, July 9, 2019

Kemendagri Awasi Prosedur Pembahasan Qanun Poligami Aceh | PT Rifan Financindo

Kemendagri Awasi Prosedur Pembahasan Qanun Poligami Aceh

PT Rifan Financindo - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mempelajari dan megawasi proses pembahasan rancangan qanun poligami Aceh. Kemendagri ingin memastikan prosedur dan kewenangan dalam pembahasan qanun itu sudah benar.

"Memang substansi itu kan urusan agama, tentu di bawah Kemenag yang punya kompetensi. Kemendagri nanti cuma dari sisi proses apakah sudah sesuai dengan kewenangannya Aceh, apakah prosedurnya sudah benar, kemudian substansinya seperti apa itu kan kewenangan Kemenag. Itu yang kita mau lihat nanti, prosedur dan kewenangannya," kata Plt. Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik saat dihubungi, Senin (8/7/2019).




Akmal mengatakan saat ini Kemendagri belum menerima rancangan qanun itu. Meski begitu dia berjanji akan memfasilitasi proses pembahasan aturan daerah tersebut agar tak melenceng dari undang-undang yang berlaku.

"Memang aceh punya Undang-undang nomor 11 tahun 2006 tentang keputusan Aceh, cuma apakah di dalam undang-undang itu juga mengatur hal tersebut, itu nanti kita pelajari lagi. Nanti kita fasilitasi nanti, semua perda atau qanun itu kan wajib difasilitasi. Kita masih menunggu, belum sampai ke kita," ujarnya.


Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tengah menggodok rancangan Qanun Hukum Keluarga yang salah satu babnya membahas poligami. Salah satu alasan poligami ingin diatur dalam qanun adalah maraknya praktik nikah siri yang terjadi bila pria ingin menikah lagi.

Wakil Ketua Komisi VII DPR Aceh Musannif mengatakan poligami pada dasarnya diperbolehkan sesuai dengan hukum dalam agama Islam dan telah diatur dalam Alquran. Namun selama ini banyak orang menikahi perempuan secara siri atau tidak tercatat oleh negara sehingga pertanggungjawaban terhadap istri dan anak dari nikah siri itu jadi tidak jelas.

"Selama ini kan karena diperbolehkan oleh hukum Islam, marak terjadi kawin siri yang kita tahu. Maka, dengan maraknya terjadinya kawin siri ini pertanggungjawaban kepada Tuhan maupun anak yang dilahirkan ini kan lemah," kata Musannif, Sabtu
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Thursday, June 20, 2019

Perang Dagang Buat Harga Barang-barang di AS Melambung | PT Rifan Finaincindo

Foto: Nadia Permatasari/Infografis

PT Rifan Finaincindo -  Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China memberi dampak ke perekonomian AS sendiri. Bank investasi global Goldman Sachs menyatakan, tarif yang diterapkan Presiden AS Donald Trump terhadap barang-barang China berdampak pada bisnis dan rumah tangga AS, dengan dampak yang lebih besar ke harga konsumen dari perkiraan sebelumnya.

Mengutip CNBC, Senin (17/6/2019), Goldman menyatakan, harga konsumen sebagian lebih tinggi karena eksportir dari China belum menurunkan harga mereka untuk bersaing di AS. 

"Orang mungkin berharap bahwa eksportir Tiongkok dari barang-barang yang terkena dampak tarif harus menurunkan harga mereka agar bersaing di pasar AS," terang Goldman dalam pernyataannya.

"Namun, analisis pada tingkat item yang sangat rinci dalam dua studi baru menunjukkan tidak ada penurunan harga (tidak termasuk tarif) barang impor dari China yang menghadapi tarif," sambungnya.

Di sisi lain, produsen AS telah secara oportunis menaikkan harga dalam menanggapi persaingan dagang tersebut.

Goldman juga menyatakan, risiko final tarif sebesar US$ 300 miliar dari China kini telah meningkat 30%.

Dalam laporan tersebut, tensi lebih lanjut dari perang dagang dapat memberikan pukulan 0,4% ke produk domestik bruto (PDB). Jika terus berlanjut, akan memicu aksi jual di pasar ekuitas dan dampaknya ke pertumbuhan ekonomi lebih buruk.

"Harapan awal kami adalah bahwa AS dan China akan mencapai kesepakatan akhir tahun ini. Kami pikir ini akan datang dalam bentuk penurunan bertahap," ujarnya.



Sumber: Finance.detik
PT Rifan Finaincindo